Petani Padi di Karawang Apresiasi Program Optimasi Lahan Dukung Swasembada Beras

Petani Padi di Karawang Apresiasi Program Optimasi Lahan Dukung Swasembada Beras

KARAWANG - Sejumlah petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Program Optimasi Lahan (Oplah) yang menjadi bagian dari Program Kerja Kementerian Pertanian untuk peningkatan Produktivitas beras nasional dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, di bawah arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

 

Program Oplah yang dijalankan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian ini terus memberikan dampak positif bagi petani. Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Karawang pun mengaku telah merasakan langsung manfaat program tersebut, terutama dalam perbaikan tata kelola air serta meningkatnya produktivitas padi.

 

Ubed, Ketua Kelompok Tani di Karawang, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program Oplah tahun 2025. Menurutnya, program tersebut sangat membantu petani dalam mengatur sistem pengairan sawah.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas program Oplah tahun 2025. Manfaatnya benar-benar kami rasakan, terutama pengaturan air yang kini lebih teratur dan rapi. Mudah-mudahan ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas padi di kelompok tani kami,” ujar Ubed, Jumat, 2 Januari 2026.

 

Hal senada disampaikan Tawan dari Kelompok Tani Mekar Tani, Karawang. Ia menilai bantuan optimasi lahan sangat berguna dan memberikan manfaat nyata bagi petani di wilayahnya.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, khususnya Ditjen LIP, yang telah memberikan bantuan optimasi lahan. Banyak manfaat yang kami rasakan dan program ini sangat berguna bagi petani,” katanya.

 

Sementara itu, Agus dari Kelompok Tani Ulaten 1, Kecamatan Cilamaya Kulon, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan pemerintah melalui Kementerian Pertanian.

 

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari Kementerian Pertanian yang telah memberikan fasilitas dalam rangka meningkatkan produksi padi. Program Oplah di wilayah kami sangat membantu dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani,” tutur Agus.

 

Kemanfaatan program Oplah tersebut menunjukkan komitmen kuat Ditjen LIP Kementerian Pertanian dalam mendukung peningkatan produktivitas padi melalui peningkatan indeks pertanaman (IP) serta memperkuat ketahanan pangan melalui perbaikan infrastruktur lahan dan irigasi di lokasi persawahan eksisting.

 

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Hermanto menegaskan bahwa program oplah akan terus diperluas dalam menjaga produksi padi nasional. “Sehingga ke depan bangsa kita betul betul bisa berswasembada beras secara berkelanjutan dan Indonesia bisa menjadi bangsa yang kuat di sektor beras dunia,” jelasnya.

Dipublikasikan : 03 Jan 2026, Admin