Direktur Jenderal

Dr. Ir. Hermanto, M.P.

Dr. Ir. Hermanto, M.P. menempuh pendidikan Sarjana di bidang Sosial Ekonomi Pertanian di Universitas Jambi, kemudian melanjutkan studi Magister pada bidang yang sama di Universitas Padjadjaran, Bandung. Beliau meraih gelar Doktor di bidang Kebijakan dan Pengembangan Pertanian dari University of the Philippines Los Baños, Filipina, dengan spesialisasi pada kebijakan perdagangan internasional, modeling dan dampak kebijakan, serta pengembangan kebijakan pertanian.

Saat ini, beliau mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian di Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.

Selain pengalaman struktural, Dr. Hermanto aktif dalam berbagai peran akademik dan tim ahli. Beliau pernah menjadi penguji pada Program Doktor Ilmu Pertanian di Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya, anggota Tim Analisis Kebijakan dengan menggunakan model CGE di Pusat Studi Pembangunan Ekonomi Universitas Padjadjaran, serta terlibat sebagai Tim Ahli di Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, dan Kementerian Pertanian RI. Beliau juga berkontribusi dalam penyusunan Buku Seri Pengembangan Pertanian di Kementerian Pertanian serta berbagai kajian penelitian dan pengembangan sektor pertanian.

Kiprah akademik Dr. Hermanto tercermin dari produktivitasnya dalam menghasilkan karya ilmiah. Beliau telah berkontribusi pada lebih dari 12 artikel jurnal nasional dan internasional, serta menjadi penulis maupun kontributor dalam 12 buku yang sebagian besar diterbitkan oleh IAARD Press, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Dengan pengalaman akademik, penelitian, dan kebijakan yang luas, Dr. Ir. Hermanto, M.P. terus berkomitmen untuk mendorong penguatan kebijakan dan pengembangan sektor pertanian Indonesia, khususnya dalam pengelolaan lahan dan irigasi guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Penghargaan tertinggi yang diterima oleh beliau adalah Satyalancana Wira Karya pada tahun 2026 dari Presiden RI, Prabowo Subiyanto atas kontribusinya dalam pencapaian Swasembada Pangan di Indonesia.